Sabtu, 12 Desember 2015

Verbs

Phrasal Verbs
Phrasal verbs adalah bagian dari kata kerja yang disebut juga dengan istilah multi-word verbs(kata kerja multikata).

Multi-word verbs, termasuk phrasal verbs, adalah hal yang umum dipakai dalam berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Umumnya banyak orang menyebut semua multi-word verbs dengan sebutan phrasal verbs. Beberapa contoh phrasal verbspick up, turn on, get up, look up, break down, etc.

Phrasal verbs terdiri dari basic verb + another word or words. Kata lain yang menyertai kata kerja dasar bisa berupa preposisi dan/atau adverbia. Gabungan dua atau tiga kata yang menjadi kata kerja multikata (multi-word verbs) disebut frase (phrase). Itulah mengapa kata kerja ini disebut dengan istilah “phrasal verbs”.

Hal penting untuk diperhatikan adalah bahwa phrasal verbs tetaplah disebut kata kerja, misalnya kata “get” dan “get up” adalah sama-sama kata kerja. Tetapi “get” dan “get up” mempunyai arti yang berbeda. Meskipun berbeda arti, phrasal verbs tetap diperlakukan dan dipelajari sebagaimana umumnya kata kerja. Dan masalah yang sering dihadapi adalah ketidakjelasan makna dalam suatu kalimat karena phrasal verbs memiliki beberapa arti yang berbeda.

Phrasal verbs juga dapat berupa intransitive dan transitive.
- The witness finally broke down on the stand. (Intransitive)
- She looked up her old boyfriend. (Transitive)

Passive and Active
Kata kerja dalam bahasa Inggris juga dinyatakan dalam voiceVoice adalah istilah tata bahasa Inggris yang digunakan untuk menunjukkan hubungan kata kerja dan subjek (pokok kalimat).

Dalam bahasa Inggris dikenal dua voice, yaitu active dan passive.

Dalam kalimat passive, subjeknya dikenai atau menerima pekerjaan. Sedangkan kalimatactive, subjeknya yang melakukan suatu tindakan atau pekerjaan.

Kalimat passive dibentuk dari dua bagian: to be + past participle.

Contoh active verbs dalam kalimat:
- I write a letter.
- He is buying a car.

- I keep the butter in the fridge.
- They stole the painting.
- The executive committee approved the new policy.

Contoh passive verbs dalam kalimat:
- A letter is written by me.
- A car is being bought by him.

- The butter is kept in the fridge.
- The painting was stolen.
- The new policy was approved by the executive committee.

Verb Forms
Ada lima bentuk kata kerja (verb forms) dalam bahasa Inggris:
1. Base form atau simple form (infinitive), contoh: work, give, sing.
2. Third person singular, contoh: works, gives, sings.
3. Present participle, contoh: working, giving, singing.
4. Past form atau past tense, contoh: worked, gave, sang.
5. Past participle, contoh: worked, given, sung.

Kata kerja work, give dan sing di atas dipakai sebagai contoh untuk mewakili kata kerja yang banyak dipakai dalam bahasa Inggris. Kata kerja dasar (infinitive) ini sering digunakan bersama dengan to diawalnya.

Kata kerja work adalah kata kerja regular (regular verb). Bentuk regular verb yang akan dijadikan past form (past tense) dan past participle, tinggal ditambahkan –d atau –ed di akhirinfinitive (simple form).

Kata kerja give dan sing yang mewakili contoh di atas, digunakan juga sebagai perbandingan terhadap kata kerja yang mana jika dijadikan past tense dan past participle akan berubah bentuk. Kata kerja ini disebut kata kerja irregular (irregular verb).

Semua kata kerja di atas, jika akan dibentuk menjadi present participle, tinggal ditambahkan akhiran –ing. Dan jika menyertai third person singular, maka ditambahkan akhiran –s atau –es.

Modal Verbs
Modal verbs atau modal auxiliaries adalah sebutan untuk kata kerja bantu selain bedo danhave. Tidak seperti auxiliary verbsmodal verbs hanya dapat berfungsi sebagai kata kerja bantu saja dan tidak dapat berlaku sebagai principal verbs dalam suatu kalimat. Kata kerja utama (main verbs) yang mengikuti modal verbs harus selalu kata kerja dasar tanpa to (bare infinitive or infinitive without to).

Modal verbs yang digunakan adalah can, could, may, might, must, ought to, shall, should, will,dan would. Selain itu, bentuk modal verbs tidak berubah dan tetap sama untuk semua jenis subjek.

Contoh modal verbs dalam kalimat:
- They can control their own budgets.
Can you help me?

- We could try to fix it ourselves.
May I have another cup of coffee?
- They might give us a 10% discount.
- We must say good-bye now.
- We ought to employ a professional writer.
Shall I help you with your luggage?
- I think we should check everything again.
- Profits will increase next year.
Would you mind waiting a moment?

Moods
Moods dalam bahasa Inggris digunakan untuk menunjukkan sikap atau maksud seseorang terhadap suatu aksi atau tindakan. Pengungkapan sikap ini ditunjukkan dengan menggunakan verba yang menerangkan maksud dari pembicara atau penulis dalam suatu kalimat.

Ada tiga moods yang digunakan dalam bahasa Inggris, yaitu indicative, imperative dansubjunctive.

Indicative mood adalah jenis kalimat yang paling umum dan sering digunakan untuk membuat kalimat pernyataan atau pertanyaan.
Contoh:
- It is a cat.
- I am happy.

- He eats his breakfast.
- She touches the lamp.
- He does his homework before he watches television tonight.

Imperative mood adalah jenis kalimat yang digunakan untuk menyatakan perintah, petunjuk, atau nasehat yang tegas. Kebanyakan kalimat imperative ini tidak menggunakan subjek ataupronoun.
Contoh:
- Eat your cereal.
- Don't touch that lamp.

- Get your homework done before you watch television tonight.
- Please include cash payment with your order form.
- Get out of town!
- Let's work on these things together.

Subjunctive mood adalah jenis kalimat yang digunakan untuk menyatakan harapan atau keinginan yang sebenarnya tidak terjadi atau tidak sesuai dengan kenyataan yang ada.
Contoh:
- I wish I were fatter.
- She wishes her boyfriend were here.

- We would have passed if we had studied harder.
- He acted as if he were guilty.
- I wish I knew address.

Transitive dan Intransitive Verbs
Transitive verbs adalah kata kerja atau verba yang membutuhkan objek (noun atau pronoun) dalam suatu kalimat. Verba ini menerangkan subjek yang melakukan sesuatu aktivitas terhadap objeknya secara langsung (direct object).

Contoh penggunaan transitive verbs:
- He bought a shirt.
- She brushes her hair every hour.

- Marina will lose the race.
- They watch the film.
- He is reading a magazine.

Intransitive verbs adalah kata kerja atau verba yang tidak memerlukan objek langsung (no direct object). Dalam suatu kalimat, intransitive verbs bisa menjadi akhir kalimat tersebut. Jika tidak, adverbia atau frase preposisi akan menjadi akhir kalimat yang berfungsi menerangkanintransitive verbs.

Contoh penggunaan intransitive verbs:
- Tom fell.
- They ran down the road.

- She sits alone.
- They will sleep in my hotel.
- We are walking in the garden.

Finite and Nonfinite Verbs
Verba yang memiliki bentuk past atau present disebut dengan istilah finite verbs. Sedangkan untuk verba bentuk lainnya (infinitive, -ing atau -ed) disebut nonfinite verbs. Istilah lain untuknonfinite verbs adalah verbal.

Contoh kalimat yang menggunakan finite verbs:
- The truck demolished the restaurant.
- The leaves were yellow and sickly.

- She writes home every day. 
- She wrote home yesterday. 
- David plays the piano
- My sister spoke French on holiday

Contoh kalimat yang menggunakan nonfinite verbs:
- He’s repaired that broken clock.
- David loves to play the piano.
Written in 1864, it soon became a classic.
Leaving home can be very traumatic.
- It took courage to continue after the accident.
- Leave immediately when you are asked to do so.

Linking Verbs
Linking verbs adalah verba penghubung yang menghubungkan subjek dengan complement(pelengkap) yang menerangkannya, bisa noun complement atau adjective complement. Sering digunakan untuk menggantikan to be dan dipakai untuk menunjukkan sesuatu yang berkaitan dengan panca indra (look, sound, smell, feel, taste) atau keadaan (appear, seem, become, grow, turn, prove, remain, keep, stay, go, run).

Linking verbs juga dikenal dengan istilah copulas atau copular verbs.

Contoh dalam kalimat:
- I feel happy.
- I keep health.

- The soup smells good.
- This food tastes delicious.
- She looks very beautiful.
- The music sounds slow.
- He becomes old.
- The traffic lights turned green and I pulled away.
- He became recognized as the leading authority on the subject.
- His face turned purple. 
- She became older. 
- The dogs ran wild. 
- The milk has gone sour. 
- The crowd grew ugly.

Linking verbs selalu intransitive (tetapi tidak semua intransitive verbs adalah linking verbs).

To be juga disebut linking verbs, seperti pada contoh berikut ini:
- The crew’s mission is to create the best topographic map of Earth.
- The solution was judges who would mete out longer prison sentences. 

- Leonardo said, “I am the king of the world.” 

Tetapi to be juga tidak selalu berperan sebagai linking verbs, contoh:
- Nyoko was crossing a bridge when the earthquake hit.
- Margaret Ann was feeling tired.

Auxiliary Verbs
Auxiliary verbs adalah kata kerja bantu yang secara gramatikal berfungsi membentuk atau memberi tambahan arti pada kalimat. Umumnya auxiliary verbs digunakan bersama-sama dengan kata kerja utama (main verbs) dan membantunya membentuk struktur gramatikal sebuah kalimat.

Ada tiga auxiliary verbsto be, to do, dan to haveBe, do, dan have tidak mempunyai makna jika berdiri sendiri sebagai auxiliary verbs, meskipun begitu dalam bahasa Indonesia umumnya diartikan sebagai “sedang”, “telah”, “apakah”, atau “sungguh-sungguh”.

To Be
Auxiliary verbs yang biasa digunakan adalah be, am, is, are, was, were, being, been.Sebagai auxiliary verbsto be biasa digunakan bersama past participle untuk membuat kalimatpassive dan bersama present participle untuk membuat kalimat continuous.

Contoh:
- He is watching TV.
- We are teaching you about helping verbs.

- Small fish are eaten by big fish.
- He was killed in the war.
- The agencies were completing the inventories.
- I will be seeing him soon.
- He had only been trying to help.
- The house is being painted.

To Do
Auxiliary verbs yang digunakan adalah do, does, did. Sebagai auxiliary verbsto do biasa digunakan bersama-sama kata kerja utama (main verbs) membentuk kalimat pertanyaan atau kalimat negatif. Dan juga dipakai untuk memberikan tekanan atau menghindari pengulangan kata kerja utama. Auxiliary verbs ini dikenal juga dengan istilah dummy operator atau dummy auxiliary.

Contoh:
- Do you like bananas?
- I don't feel like going out tonight.

- Where do you live?
- Don't forget to write.
- It doesn't matter if you win or lose.
- I didn't know what to do.
- What did you do with that notebook?
- He speaks faster than she does.
- I do understand.

To Have
Auxiliary verbs yang digunakan adalah have, has, had. Sebagai auxiliary verbsto havedigunakan bersama main verbs untuk membuat kalimat perfect.

Contoh:
- I have completed my work.
- She has acted in a film. 

- They had forgotten to send the letter. 
- Our guests have arrived.
- Has anyone phoned?
- I hadn’t seen him for fifteen years.
- Someone should have predicted these complications.

Catatan

Be, do, dan have juga berfungsi sebagai main verbs atau principal verbs. Perhatikan contoh berikut dibawah ini.
- She is a good singer. (Principal verb) 
- She is singing. (Auxiliary verb)

Auxiliary verbs juga biasa disebut dengan istilah helping verbs.

Verbs
Verbs adalah kata kerja atau verba yang digunakan untuk menunjukkan adanya kegiatan, aktivitas atau keberadaan dari subjek. Dalam suatu kalimat, keberadaan verba (setelah subjek) harus ada. Tanpa verba suatu rangkaian kata tidak memiliki makna dan tidak dapat disebut sebagai kalimat.

Setiap kalimat setidaknya memiliki dua elemen penting, yaitu sebuah subjek dan sebuah predikat.
- Subjek menjelaskan tentang apa dan siapa pelaku dalam kalimat, bisa berupa nomina (kata benda) atau pronomina (kata ganti).
- Predikat (verba) menjelaskan apa yang dilakukan oleh subjek.

Beberapa jenis verba dasar yang perlu dipahami adalah auxiliary verbs, linking verbs, intransitive and transitive verbs, dan regular and irregular verbs.

Ada lima hal atau informasi yang kita dapatkan dari verba melalui perubahan bentuknya, yaitu:
Tense (kapan suatu kejadian berlangsung: past, present, atau future)
Person (siapa atau apa yang melakukan)
Number (berapa banyak jumlah subjek yang melakukan atau dikenai pekerjaan)
Mood (sikap yang ditunjukkan terhadap suatu kegiatan atau kejadian)
Voice (apakah subjeknya melakukan pekerjaan atau dikenai pekerjaan)

Contoh verba dalam kalimat:
- I sing a song.
- I go to the post office.

- She drinks a glass of milk.
- I sleep alone.
- They worked in the factory.
- We want to live here.
- He looks very tired.
- It smells good.
- I can speak English well.
- You must go now.
- You may smoke here.
- My mother will come to your house.


Semoga Bermanfaat ^_^


Sumber:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar