Selasa, 12 Januari 2016

Lubang Hitam Raksasa Lahir Tak Lama Setelah Big Bang

Ilmuwan memperkirakan semua Galaksi mempunyai Blackhole (Lubang Hitam) di pusatnya. Ukuran dari Lubang Hitam ini dapat beda-beda pada tiap Galaksi, ada yang ber-masa 100 hingga 100,000 kali masa Matahari kita. Mereka Tumbuh dengan melahap materi disekitarnya seperti Debu, Gas dan Bintang.
Besarnya ukuran Lubang Hitam juga diperkirakan ilmuwan dapat terbentuk akibat bergabungnya dua Lubang Hitam sehingga membentuk Lubang Hitam yang lebih besar. Ukuran penggabungan antar Lubang Hitam ini bisa bermasa lebih jutaan bahkan miliaran kali masa Matahari.
Untuk berubah menjadi lebih besar, Lubang Hitam membutuhkan waktu miliaran tahun, namun sebuah tim Astronom tertegun ketika mereka menemukan apa yang, dalam istilah galaksi disebut 'Bayi mengerikan' yaitu sebuah Lubang Hitam raksasa berukuran 12 miliar kali massa Matahari di galaksi yang baru lahir, hanya 875 juta tahun setelah Big Bang.


Ilmuwan melaporkan di jurnal Nature bahwa  mereka telah mengumpulkan data melalui beberapa survei astronomi mencari benda-benda terang di alam semesta yang masih muda atau sering disebut juga quasar (gambar samping : Wikipedia) galaksi yang sangat cerah karena lubang hitam di pusat mereka mengkonsumsi material disekitarnya begitu cepat.

Konsep artist : Lubang Hitam Raksasa

Lubang hitam rakasa baru yang ditemukan ilmuan ini kira-kira memiliki ukuran 3000 kali ukuran lubang hitam pusat Bima Sakti kita. Telah tumbuh dengan ukuran seperti itu dalam waktu yang begitu singkat, Lubang Hitam ini nampaknya telah melahap materi mendekati tingkat maksimum yang belum pernah terbayangkan sebelumnya.
Tingkat kecerahan cahaya dari Lubang hitam super raksasa ini  membuat astronom dapat mempelajari komposisi alam semesta dari awal. Ilmuan juga dapat meneliti berapa banyakhidrogen dan helium yang asli dari Big Bang.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar