Senin, 08 Februari 2016

Meteor Pembunuh Kian Mengancam Bumi

Detektor ledakan senjata nuklir merekam hantaman 26 asteroid di permukaan bumi selama 14 tahun terakhir. Ilmuwan mewanti-wanti ancaman meteor yang bisa memusnahkan kawasan perkotaan, lebih besar dari yang diperkirakan.


IPTEK - www.dw.de . Jaringan sensor senjata nuklir yang tersebar di seluruh penjuru bumi mencatat 26 detonasi selama 14 tahun terakhir. Uniknya ledakan tersebut bukan berasal dari senjata nuklir, melainkan hantaman meteor, tulis yayasan B612, yang ingin membangun sistem peringatan diri terhadap ancaman dari luar angkasa.
Menurut informasi yang dikumpulkan Lembaga Pengawasan Ujicoba Senjata Nuklir (CTBTO), meteor lebih sering menghantam bumi ketimbang yang selama ini diduga. Untuk itu CTBTO mengukur gelombang kejut di seluruh dunia yang menyebar lewat udara.
Batuan langit yang menghujani bumi secara berkala memiliki daya ledak setara dengan 1 hingga 600 kilo ton TNT. Bom atom yang meluluhlantakkan Hiroshima misalnya melepaskan energi setara 15 kilo ton TNT.


Hantaman Meteor Lebih Sering dari Dugaan


Dari 26 asteroid cuma satu saja yang bisa dideteksi oleh ilmuwan sebelum meledak. Sementara yang lain tiba tanpa peringatan. Setidaknya meteor-meteor itu meledak di laut, jauh dari kawasan padat penduduk.
Minimnya pengetahuan manusia mengenai ancaman dari antariksa mengungkap risiko yang disebabkan bom kosmik itu. "Karena kami tidak tahu kapan dan di mana meteor akan menghantam. Satu-satunya yang menghindarkan bencana adalah keberuntungan belaka," kata Astronot AS, Ed Lu, salah seorang pendiri B612.
Ilmuwan menghitung jumlah meteor yang lintasan terbangnya suatu saat bisa bersinggungan dengan bumi seperti menggelar jajak pendapat jelang pemilu. "Ada kekeliruan dalam pandangan umum bahwa hantaman asteroid adalah hal yang sangat langka. Pandangan itu tentu salah," kata Lu.


Batu Sebesar Rumah dan Lebih Cepat dari Suara
Asteroid sebesar 40 meter atau setengah lapangan bola, berpotensi menghancurkan sebuah kota berpenduduk padat, kata Lu. "Bayangkan sebongkah batu sebesar gedung apartemen bertingkat, menghujam bumi dengan kecepatan Mach 50," tuturnya.
Mach 50 adalah 50 kali kecepatan suara, atau sekitar 61.250 Kilometer per jam. NASA saat ini telah menjalankan program pendeteksian dini asteroid yang memiliki ukuran lebih besar dari 1 km persegi. Batuan langit yang ukurannya setara dengan sebuah bukit kecil itu bisa membunuh jutaan manusia jika menghujam Bumi.
Situasi serupa terjadi 65 juta tahun lalu ketika sebuah asteroid berukuran 10 kilometer persegi menghantam bumi dan memicu perubahan iklim yang diyakini mempercepat kemusnahan dinosaurus dan sebagian besar kehidupan di muka bumi.



Kerugian Piutang

PENCATATAN PIUTANG TAK TERTAGIH

Piutang Dagang (Account Receivable) adalah Piutang yang timbul dari penjualan kredit barang/jasa yang merupakan hasil usaha dari perusahaan yang bersangkutan Adakalanya sejumlah piutang tidak dapat ditagih (tidak diperoleh pembayarannya), misalnya : karena debitur yang bersangkutan jatuh pailit Kerugian Piutang / Kerugian Piutang Tak Tertagih / Biaya Penghapusan Piutang.. Adanya piutang tak tertagih tersebut merupakan kerugian bagi perusahaan, yang dicatat sebagai biaya usaha dengan nama akun : 

metode untuk mencatat kerugian piutang tak tertagih adalah sebagai berikut :

1.  Metode Langsung (Direct Method), dengan ciri-ciri sebagai berikut :
     a.  Kerugian dicatat pada periode penerimaan piutang, berdasarkan jumlah piutang yang
          dihapuskan,
     b.  Setiap penghapusan piutang langsung dicatat pada akun : Kerugian PiutangTak Tertagih
          dengan jurnal :
          Kerugian Piutang Tak Tertagih                  (D)       Rp xxx
     Piutang                                                  (K)                         Rp xxx
2.  Metode Tidak Langsung / Metode Cadangan (Indirect / Allowance Method)
     a.   Mencatat kerugian piutang tak tertagih (berdasarkan taksiran) pada periode penjualan 
           terjadinya piutang melalui ayat jurnal penyesuaian :
           Kerugian Piutang Tak Tertagih                (D)       Rp xxx
      Piutang                                                (K)                         Rp xxx
    b.   Setiap penghapusan piutang dibebankan ke Cadangan piutang tak tertagih dengan jurnal :
          Cadangan Piutang Tak Tertagih                (D)        Rp xxx

     Piutang                                                 (K)                         Rp xxx
 
cara-cara untuk menetapkan besarnya taksiran tersebut adalah sebagai berikut :
1.   Ditetapkan sebesar persentase tertentu (…%) dari Penjualan.
Dalam hal ini dasar perhitungannya adalah :
a.   Penjualan kotor
b.   Penjualan bersih
c.   Penjualan kredit bersih
2.   Ditetapkan berdasarkan persentase tertentu (…%) dari saldo Piutang.
Dalam hal ini terdapat 3 (tiga) cara sebagai berikut :
a. Jumlah cadangan kerugian piutang tak tertagih ditambah sebesar persentase (%) tertentu dari saldo piutang (tanpa memperhatikan saldo cadangan yang masih ada)
b. Jumlah cadangan kerugian piutang tak tertagih dijadikan sebesar persentase (%) tertentu dari saldo piutang dengan memperhatikan saldo cadangan yang masih ada)
c.  Jumlah cadangan kerugian piutang tak tertagih dijadikan sejumlah tertentu dalam rupiah (Rp. …..) yang ditetapkan berdasarkan analisis umur piutang (dengan memperhatikan saldo cadangan yang masih ada).
 
 
  PENERIMAAN DARI PIUTANG YANG TELAH DIHAPUSKAN

Apabila piutang yang telah dihapuskan diterima pembayarannya, maka pencatatannya adalah sebagai berikut :
1.    Metode Langsung
Jurnal :
Kas                                                              (D)        Rp xxx
      Kerugian Piutang Tak Tertagih           (K)                         Rp xxx

2.   Metode Cadangan
Jurnal :
Piutang Dagang                                         (D)         Rp xxx
     Cadangan Piutang Tak Tertagih          (K)                         Rp xxx
(Mengembalikan piutang yang sudah dihapuskan)
Kas                                                             (D)        Rp xxx
     Piutang Dagang                                    (K)                         Rp xxx

(Mencatat penerimaan piutang yang sudah dihapuskan)


Jumat, 05 Februari 2016

Kecepatan cahaya Dalam berbagai satuan. 1thn cahaya = 9460800000000 km

Umumnya Jarak yang amat jauh seperti jarak antar Bintang, Bumi dengan bintang dsb dihitung dengan satuan Tahun Cahaya . Tentunya kita pernah dengar hal-hal berikut :

  • Jarak antara Galaksi Bimasakti-Andromeda = ± 2juta tahun cahaya. Artinya jarak keduanya bisa ditempuh dalam waktu 2juta tahun dengan kecepatan tempuh = kecepatan cahaya.
  • Jarak Bumi-Bintang Alfha-Centaury = ± 4,5 tahun cahaya. Artinya seperti diatas. butuh waktu 4,5 tahun bagi cahaya untuk sampai ke Planet Bumi dari Bintang Alfha Centaury.
  • dsb

Menghitung Kecepatan Cahaya

Dari Gambar diatas kecepatan cahaya dapat di hitung dengan mudah. Diketahui cahaya sampai ke permukaan bumi kira-kira 8,3 menit. maka kalo di hitung muncul persamaan

Kecepatan(dalam detik)  =  Jarak Matahari-Bumi / (8,3 * 60)
                            = 150.000.000km / 498s
                            = 301204.819km/s  (300rb an km /detik)
*hasil diatas hanya perkiraan dengan perhitungan kasar. perhatikan table dari Wiki berikut sebagai tambahan
Laju cahaya dalam beberapa unit satuan
299,792,458 (exact)
˜ 300,000
˜ 1,079,000,000
˜ 186,000
˜ 671,000,000
(exact and dimensionless)
Perkiraan lama waktu yang diperlukan dari jarak tempuh cahaya:
Satu kaki
1.0 nanodetik
Satu meter
3.3 nanodetik
Satu kilometer
Satu mil
5.4 mikrodetik
0.12 detik
Mengelilingi khatulistiwa bumi
0.13 detik
Dari Bumi ke Bulan
1.3 detik
Dari Bumi ke Matahari
8.3 menit
Dari Bumi ke Alpha Centauri
4.4 tahun
Menyebrangi Bima Sakti
100,000 tahun

1 tahun cahaya berapa km ?

Nah diatas sudah dibahas biasanya perhitungan Jarak yang sangat jauh atau jarak antar bintang biasa dikukur dalam satuan Tahun Cahaya. Tapi kira-kira berapa jauh yah 1 tahun cahaya itu  ? 

para ilmuwan telah menghitung dgn angka-angka sbb:
  • 1 thn-cahaya = 9.460.730.472.580.800 meter sebagai angka yang tepat
  • 1 thn-cahaya = 9.460.730.472.580 kilometer (9,461 triliun km)
  • 1 thn-cahaya = 5,878625 triliun mil
  • 1 thn-cahaya = 63241077 astronomical unit (AU) atau 63241077 kali jarak Bumi-Matahari
  • 1 thn-cahaya = 0,306601 parsecs

dalam perhitungan sebelum didapat ± 300rb km/detik. maka untuk menghitung jaraknya sebenarnya dalam 1 tahun:
Jarak = 1 detik x 1 tahun x 300rb
      = 1 x 365 hari x 300.000
      = 1 x 365 x 3600 x 24 x 300.000
      = 9460800000000 km

*1 hari = 3600 detik x 24 jam
Nah didapat ± 9460800000000km (9,461 triliun km) sebagai jarak yang ditempuh cahaya selama 1 tahun. Dahsyat bukan ? .

Jadi sekarang kita sudah membayangkan betapa jauhnya jarak 1 tahun cahaya itu. Jika dengan teknologi manusia masa kini, masih mustahil untuk melakukan perjalanan bahkan ke bintang tetangga kita Alfha-Centaury (4.5 thn cahaya dari bumi). Karena belum ada teknologi angkutan yang bisa secepat cahaya. 



Sumber : 

Piutang Wesel

Pengertian piutang wesel adalah piutang atau tagihan yang timbul dari penjualan barang atau jasa secara tertulis, disertai dengan janji tertulis .
  • Piutang wesel mempunyai kekuatan hukum yang lebih mengikat karena disertai janji tertulis berupa surat wesel atau surat promes.
  • Surat wesel dan surat promes è istilah untuk perjanjian tertulis dalam jual beli barang atau jasa secara kredit.
  • Surat wesel Ã¨ surat perintah yang dibuat oleh kreditur yang ditujukan kepada debitur untuk membayar sejumlah uang tertentu pada tanggal tertentu sebagaimana disebutkan dalam surat wesel tersebut.
  • Pembuat surat wesel = Penarik wesel akan menerima sejumlah uang yang disebutkan dalam surat wesel tersebut dari debitur  ( pihak yang tertarik wesel ) pada tanggal yang telah ditentukan dalam surat wesel tersebut ( tanggal jatuh tempo wesel )
  • Jika penarik wesel membutuhkan uang sebelum tanggal jatuh tempo maka surat wesel tadi dapat dipindah tangankan ( dijual = didiskontokan ) kepada pihak lain  / bank , asal saja surat wesel tersebut sudah ditandatangani oleh pihak tertarik ( debitur ) Penandatananan  / persetujuan dari debitur terhadap surat wesel yang bersangkutan disebut = AKSEPTASI
  • Surat promes = surat kesanggupan untuk membayar sejumlah uang tertentu pada tanggal tertentu sebagaimana disebutkan dalam surat promes tersebut.
Jenis piutang wesel :
  1. Piutang wesel tidak berbunga è piutang wesel yang tidak membebani bunga kepada pihak debitur, pada tanggal jatuh tempo jumlah uang yang diterima oleh pemegang wesel adalah sebesar nilai nominal ( nilai yang dinyatakan dalam surat wesel )
  2. piutang wesel berbunga è jumlah uang yang diterima oleh pemegang wesel / promes pada tanggal jatuh tempo adalah sebesar nilai nominal ditambah dengan bunga . Bunga piutang wesel biasanya dinyatakan dalam prosentase ( % ) dari nilai nominal piutang wesel.
Contoh :
Pada tanggal 1 Januari 20XX PT Anugrah menarik wesel atas  debiturnya CV ARMAN  dengan nilai nominal  sebesar Rp. 400.000 ., bunga wesel sebesar 6 % per tahun , wesel tersebut jatuh tempo setelah 90 hari
Berdasarkan data diatas, maka bunga wesel dapat dihitung dengan cara sebagai berikut :
Nilai nominal                                                             = Rp. 600.000
Bunga : 6 %  x 90/360 x 400.000                  = Rp.     6.000
Jumlah uang yang diterima                            = Rp. 606.000
Mendiskontokan wesel :
Jumlah uang yang diterima oleh kreditur ( Penarik wesel ) pada tanggal pendiskontoan wesel tentu saja lebih kecil dibandingkan dengan jumlah uang yang diterima pada tanggal jatuh tempo wesel. Jumlah uang yang diterima penarik wesel pada saat mendiskontokan wesel dari pihak lain atau bank adalah sebesar nilai jatuh tempo wesel dikurangi dengan potongan diskonto ( atau sering dikenal dengan nama diskonto )
Diskonto = potongan  atas nilai jatuh tempo wesel
Diskonto dinyatakan dengan  prosentase ( % ) dari nilai jatuh tempo wesel
P x t x a
p = prosentase diskonto
t = waktu diskonto, dihitung dari tgl pendiskontoan wesel sampai tgl jatuh tempo
a = nilai jatuh tempo
contoh : Pada tanggal 1 April  200X PT Arman menarik wesel tidak berbunga dengan nilai nominal sebesar Rp. 360.000 . wesel tersebut jatuh tempo pada tanggal 1 Juli 200X .
tanggal 1 Juni 200X PT Arman mendiskontokan wesel tersebut kepada Bank ABC dengan diskonto 4 % .
Penyelesaian :
Nilai nominal                                                            = Rp. 360.000
Diskonto   : 4 % x 1/12 x Rp. 360.000                  = Rp.    1.200
Jumlah uang yang diterima                                    = Rp. 358.800
Perhitungan diskonto wesel tersebut diatas adalah untuk jenis  wesel berbunga , dimana nilai jatuh tempo wesel sama dengan nilai nominal wesel.
Jika pada contoh diatas, wesel tersebut berbunga sebesar 6 % per tahun , maka perhitungan diskonto wesel adalah sebagai berikut :
Nilai nominal :                                                      = Rp. 360.000
Bunga : 6 % x 3/12 x Rp. 360.000                    = Rp.     5.400
Nilai jatuh tempo                                                 = Rp. 365.400
Diskonto : 4 % x 1/12 x Rp. 365.400                = Rp.     1.218

Jumlah uang yang diterima                           = Rp. 364.182


Rabu, 03 Februari 2016

Mengagumkannya Teknologi Radar Absorbent Materials

Sebagaimana pada pembahasan tentang teknologi stealth dari pesawat tempur yang pernah kita bahas beberapa saat lalu, kita telah membahas teknologi stealth dari sudut pandang faktor bentuk pesawat. Namun sebagaimana diketahui untuk mencapai efisiensi stealth yang maksimum tentunya tidaklah cukup hanya mengandalkan faktor bentuk semata,namun tentunya harus dikombinasikan pula dari sisi material penyusun badan pesawat.
Untuk meningkatkan efisiensi stealth maka digunakanlah suatu material yang disebut dengan Radar Absorbing Material atau biasa disingkat dengan RAMSebagaimana yang kita ketahui radar merupakan alat deteksi yang sangat sensitif yang memancarkan gelombang-gelombang frekuensi tertentu dan telah banyak dilakukan pengembangan pada teknologi radar. Maka dari sinilah dimulailah banyak pengembangan pada sistem anti radar, diantaranya pemilihan material anti radar. Secara definisi radar absorber merupakan material yang mampu melakukan penyepadanan impedansi, atau pengertian sederhananya adalah penyerap resonansi (frekuensi alami). Material untuk RAM tersusun dari material-material yang memiliki sifat magnetik dan atau resistif. Sebagaimana pada penjelasan sebelumnya bahwa RAM mampu menyerap resonansi, namun perlu diketahui bahwa material RAM tentu tidak mampu menyerap gelombang radar pada semua frekuensi karena setiap material memiliki karakteristik resonansi yang berbeda-beda, sehingga usaha maksimal yang bisa dilakukan adalah menemukan komposisi material yang paling pas yang diharapkan memiliki kemampuan penyerapan gelombang yang dipancarkan radar yang paling maksimal dibanding material-material lainnya. Selain itu juga perlu diketahui pula bahwa kondisi cuaca yang buruk mampu menurunkan kemampuan stealth suatu pesawat tempur.
Sejarahawal penggunaan material Radar Absorbing Material dimulai ketika perang dunia 2 yakni siapa lagi kalau bukan Jerman yang memulainya. Jerman menggunakan RAMyang dulu biasa dikenal dengan istilah Sumphdan Schornsteinfeger, material ini digunakan pada perlengkapan periskop kapal selam milik jerman supaya tidak terdeteksi oleh radar pasukan sekutu. Material tersebut tersusun dari beberapalapisan graphite atau karbon dan material-material semikonduktor lainnya yang tertanam dalam matriks rubber material.
Salah satu jenis material RAM yang terkenal yakni adalah iron ball paint. Materia ini terdiri dari bola-bola besi yang berukuran sangat kecil yang dilapisi dengan carbonyl iron atau ferrite. Gelombang yang dipancarkan oleh radar akan menghasilkan getaran molekuler yang dihasilkandari pengaturan medan magnet pada material ini, dengan adanya fenomena getaran molekuler ini maka akan menyebabkan terjadinya konversi dari energi gelombangyang dipancarkan radar menjadi energi panas. Pada akhirnya energi panastersebut akan dialirkan menuju pesawat dan setelah itu panasnya akan dibuang.Partikel-partikel iron tersebut diperoleh melalui dekomposisi iron pentacarbonyl dan juga mengandung carbon, oksigen dan nitrogen. Pesawat F-117 menggunakan iron ball paint yang diisolasi secara elektrik pada ukuran-ukuran tertentu yang dilarutkan pada 2 bagian cat epoxy. Setiap bola-bola mikroskopis terlapisi oleh quartz (silicon dioxide) sebagai isolasi, ketika iron ball paint masih dalam keadaan cair maka dilakukanlah treatmen medan magnet dengan angka Gauss tertentu dan pada jarak tertentu untuk menghasilkan pola medan magnet tertentu pada carbonyl iron ball.


Material RAM jenis terbaru yakni menggunakan carbon nanotube yang mana material ini juga telah dipakai pada teknologi rompi anti peluru terbaru. Sebagaimana diketahui bahwa gelombang radar merupakan gelombang microwave, dimana gelombang ini mampu diserap oleh carbon MWNTs (Multi WalledNano Tubes). Dengan menggunakan MWNTs material maka objek yang akan nampak padaRCS (Radar Cross Section) akan menjadi kecil karena sebagian besar gelombang radar akan diserap oleh material ini. Namun perlu diketahui bahwa untuk menggunakan material ini dengan kandungan murni 100% masih belum mampu dilakukan, sehingga untuk mengakali masalah ini maka paling tidak material MWNTs bisa digunakan untuk melapisi material-material yang ukurannya sangat kecil semisal iron ball sebagaimana yang tadi disebutkan. Sangat menarik untuk mengikuti perkembangan teknologi RAM.